OpenAI mengumumkan akan memberikan tanda atau watermark tak terlihat pada teks yang dihasilkan chatbot ChatGPT dan Codex. Tanda ini mungkin tidak akan terlihat bagi sebagian orang, tetapi tampak pada pemilihan diksi dan pola kalimat teks yang dihasilkan AI.
Kebijakan tersebut diberlakukan untuk mematuhi regulasi Undang-undang AI Uni Eropa (EU AI Act) yang mengharuskan perusahaan AI menandai konten agar bisa diidentifikasi oleh sistem lain untuk tujuan transparansi.
"Teknologi penanda air teks kami, textGrain, menambahkan sinyal statistik tak terlihat pada pilihan kata model. Detektor kami mencari sinyal tersebut untuk menilai apakah suatu bagian teks berisi tanda air OpenAI," tulis OpenAI di laman resminya pada Senin (5/10).