Prancis mendesak otoritas Palestina membatalkan keputusan penundaan pemilu legislatif dan menggelar pemilihan presiden serta parlemen sesegera mungkin.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis menyesalkan keputusan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang mengubah jadwal pemilu tersebut.
"Prancis menyerukan kepada otoritas Palestina untuk membatalkan keputusan mereka dan menyelenggarakan pemilu parlemen serta presiden di seluruh wilayah Palestina sesegera mungkin," kata juru bicara kementerian dalam pernyataannya, Minggu (11/10), dikutip dari Reuters.