Delapan orang utan Kalimantan (Pongo Pygmaeus) di Kalimantan Barat (Kalbar) ditranslokasi ke Hutan Lindung Batu Nyambu, Kabupaten Ketapang. Langkah tersebut diambil untuk menyelamatkan satwa tersebut dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Translokasi pada 9 Oktober 2026 itu menjadi pemindahan pertama orangutan terdampak karhutla ke habitat yang dinilai sesuai dan relatif aman dari risiko kebakaran," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Murlan Dameria Pane di Pontianak, Minggu (11/10), dikutip dari Antara.
Delapan orangutan yang kehilangan habitat akibat karhutla tersebut terdiri dari tiga pasangan induk dan anak serta dua individu jantan remaja.