Kanker langka menjadi tantangan tersendiri dalam dunia medis. Selain jumlah kasusnya yang relatif sedikit dibandingkan jenis kanker lain, penyakit ini juga dapat menyulitkan proses diagnosis dan penentuan pengobatan yang tepat.
Riset di Amerika Serikat memperkirakan sekitar satu dari lima diagnosis kanker tergolong sebagai kanker langka. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa pasien dapat mengalami keterlambatan dalam memperoleh diagnosis akurat, mengakses dokter spesialis, hingga mendapatkan pengobatan yang sesuai.
Kondisi ini membuat keahlian spesifik dokter menjadi penting. Penanganan kanker langka sering kali membutuhkan pemeriksaan mendalam untuk memastikan subtipe tumor, sekaligus menentukan pendekatan terapi yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.