Populasi penguin chinstrap di Pulau Zavodovski, yang sebelumnya menjadi lokasi koloni penguin terbesar di dunia, menyusut sekitar dua pertiga sejak 2011. Krisis iklim diduga menjadi penyebab utama penurunan tersebut.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology pada Rabu (7/10) menunjukkan penyusutan populasi berlangsung cepat. Para ilmuwan memperingatkan kondisi ini dapat meningkatkan risiko keruntuhan ekosistem yang lebih luas.
"Ini merupakan penurunan populasi yang sangat besar, setara dengan hilangnya setengah juta individu yang berkembang biak dari pulau tersebut," kata Norman Ratcliffe, pemimpin riset yang juga ahli ekologi penguin di British Antarctic Survey, dikutip dari The Guardian.