Yayasan Visi Indonesia Raya Emisi Nol Bersih (ViriyaENB) mengungkap solusi polusi udara di Jakarta perlu dilakukan secara terpadu dan tidak bisa hanya mengandalkan satu pemerintah daerah atau sektor saja.
Suzanty Sitorus selaku Executive Director ViriyaENB menyebut, penanganan polusi udara Jakarta perlu dilakukan lintas wilayah, karena sumber emisi juga berasal dari berbagai wilayah sekitarnya. Ia mendorong pemerintah untuk menggunakan pendekatan air shed atau wilayah tangkapan udara sebagai dasar intervensi.
Dengan menerapkan pendekatan ini, kata Suzanty, penanganan polusi tidak lagi dibatasi oleh batas administratif maupun sektor tertentu, melainkan dilakukan berdasarkan wilayah yang saling memengaruhi kualitas udara.