Para peneliti memprediksi El Niño tahun ini akan menjadi salah satu yang terkuat sepanjang sejarah. Kondisi kering dan kemarau berkepanjangan di sebagian wilayah Indonesia dapat berdampak pada meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga krisis pangan.
Mark Merrifield dari Scripps Institution of Oceanography menyampaikan anomali suhu permukaan laut di Pasifik Khatulistiwa tahun ini menunjukkan sinyal kuat menuju fase Super El Niño.
"Untuk musim Oktober hingga Desember 2026, terdapat peluang sebesar 75 persen bahwa fenomena ini akan menjadi peristiwa bersejarah yang kekuatannya melampaui rekor El Niño sebelumnya sejak tahun 1950-an," kata Mark.