Juru bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menanggapi hasil survei yang dirilis oleh Center of Economic and Law Studies (Celios) terkait evaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
Sugiat menyebut hasil survei itu berisi tuduhan yang tidak disertai bukti.
"Menuding pemerintah membatasi kebebasan sipil justru mengabaikan fakta bahwa demokrasi di era Prabowo-Gibran tetap berjalan terbuka, di mana kritik konstruktif diterima. Penegakan hukum harus ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu terhadap pelanggar hukum, jika memang pemerintahan ini otoriter tidak mungkin rilis Celios ini bisa beredar dalam wacana publik kita," ujar Sugiat melalui keterangan resmi, pada Selasa (13/10).