Sejarawan dari Universitas Indonesia Prof. Djoko Marihandono menyatakan pemerintahan kolonial era Gubernur Jenderal Hindia Belanda Herman Willem Daendels semasa 1808-1811 menghabiskan biaya 30 ribu Ringgit untuk pembangunan tahap satu Jalan Raya Anyer-Panarukan atau Jalan Raya Pos.
Djoko menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Raya Pos itu terbagi menjadi dua tahap.
"Yang pertama, dari Buitenzorg atau tepatnya di Cisarua sampai dengan Cirebon. Dan itu dibayar. Itu dibayar, orang-orangnya dibayar," ujar Djoko dalam acara Kick Off Anyer-Panarukan 3R: Road, Route, Roots, Minggu (11/10).