Sebanyak 47 orang utan di pusat rehabilitasi Yayasan BOS Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, kondisi seluruh satwa tersebut masih tergolong ringan dan dapat ditangani tim medis.
Koordinator Dokter Yayasan BOS Nyaru Menteng, drh Agus Fahroni, mengatakan puluhan orang utan yang mengalami ISPA masih dalam pemantauan tim medis untuk memastikan kondisi mereka tidak memburuk.
"Sekitar 47 orang utan memang teridentifikasi mengalami ISPA. Namun sejauh ini kondisinya masih relatif ringan dan dapat ditangani oleh tim medis kami," ujar Agus seperti dikutip dari Detik, Jumat (9/10).