Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merespons serangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi yang menewaskan 12 orang dan melukai ratusan orang lainnya.
Dilansir dari Aljazeera, Trump menyatakan serangan tersebut merupakan hal yang mengerikan.
Ia bahkan mempertimbangkan kemungkinan AS bergabung dengan Arab Saudi untuk menyerang kelompok Houthi di Yaman dan memulai kembali serangan terhadap Iran.