Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan telah menyiapkan rencana serangan militer intensif selama tiga hari terhadap Iran, di tengah ketegangan kedua negara.
Namun Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington tidak akan menyerang Teheran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November mendatang.
The New York Times melaporkan pada Kamis (8/10) bahwa militer AS telah menyusun sejumlah opsi serangan terhadap persenjataan rudal dan drone Iran, fasilitas energi, serta sejumlah target militer lainnya. Laporan tersebut mengutip sejumlah pejabat AS.