Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengungkapkan inflasi di Indonesia saat ini lebih dipicu oleh masalah pasokan (cost-push inflation), bukan berasal dari tingginya permintaan (demand-driven inflation).
Dradjad menjelaskan karakteristik inflasi tersebut berdasarkan hasil kajian dan data Badan Pusat Statistik (BPS).
"Ada karakteristik inflasi yang tadi disampaikan oleh Ibu Kepala (Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti), inflasi di Indonesia itu ternyata lebih sebagai cost-push inflation. Lebih sebagai inflasi yang didorong oleh faktor biaya-biaya, faktor suplai," ujar Dradjad dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (12/10).