PT Pertamina (Persero) hadir sebagai dukungan pemulihan kehidupan masyarakat Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menyusul musibah kebakaran pada Agustus lalu.
Musibah itu berdampak pada rumah warga serta bangunan penunjang kegiatan ekonomi dan budaya, termasuk toko seni, lumbung, dan Bale Baleq. Kondisi tersebut turut mengganggu mata pencaharian masyarakat yang selama ini bertumpu pada kegiatan menenun, penjualan suvenir, serta jasa pemandu wisata.
Dukungan diwujudkan lewat 45 alat tenun serta pendampingan pelatihan, yang diserahkan secara simbolis oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan di panggung Festival, area Pertamina Mandalika International Circuit, kepada warga yang berprofesi sebagai para perajin tenun yang kehilangan peralatan dan tempat usaha akibat kebakaran.