Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap aset PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) belum cukup untuk menekan beban utang perusahaan yang mencapai Rp34 triliun.
Dony mengatakan kondisi itu membuat proses restrukturisasi WIKA membutuhkan waktu lebih lama. Danantara tidak ingin restrukturisasi hanya dilakukan dengan memperpanjang tenor utang hingga 30-40 tahun tanpa menyelesaikan persoalan fundamental perusahaan.
"Yang bikin lama, contoh WIKA. WIKA ini utangnya kan besar. Tapi underlying-nya enggak cukup untuk menurunkan utangnya. Kurang lebih utang Wika itu Rp34 triliun," ujar Dony usai menghadiri Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10).